Semua dimulai dari kepingan rasa, entah suka, cemburu, sayang, bahkan benci, bermuara pada cinta, cinta yang tlah di anugerahkan tuhan kepada kita, pengkhianatan, adalah setan yang menjelma pada pelakunya, penuh tipu muslihat, penuh akan harapan indah yang ingin dihadiahkan, hanya saja manusia hanya berencana, tuhan menentukan semuanya, dan saat itu manusia dipertanyakan tuhan, "akankah setia, bila aku saja pencipta kalian kau duakan,?" Tapi mereka tak mendengar, mereka hanya tau mencintai dan dicintai, tidak lebih.... dan pada saat mereka legal sebagai pasangan menurut negara dan agama, saat itulah penguji atas janji-janji, dan suatu saat harapan itu tak seindah yang mereka harapkan, marah, kasih sayang hilang, bahkan muncul rasa ingin mencari lagi seperti yang ia harapkan, tidakkah itu iblis yang membisikkan, tidak kah lebih indah pabila seorang yang seiman dan tau kebaikan atasnya datang mencintai, kita pun mencintainya, tidakkah itu kebahagiaan yang sama bagi keduanya, hanya saja manusia serakah, dia mencoba membanding-bandingkan, padahal mereka tau itu tidak akan pernah selesai
Comments
Post a Comment