Dilema ku kini tlah sirna,
seperti debu yang terhempas, dan kaulah angin itu, kedamaian menjelma bersamaan dengan keanggunanmu dalam peluk hangatku, dan cinta kita adalah takdir, dimana kita mencintai atas nama allah bukan dari apa yang aku ataupun kamu miliki, karena sungguh bagiku itu cerita yang membosankan, atau kita dibuat merugi karena nya, seperti kembang terhisap kumbang dan berlalu,, bukankah cinta kita tak begitu, sayang. . . Bukankah cinta kita kan utuh . . . Dan hanya mautlah yang memisahkan hingga kita terpisahkan . . . .
seperti debu yang terhempas, dan kaulah angin itu, kedamaian menjelma bersamaan dengan keanggunanmu dalam peluk hangatku, dan cinta kita adalah takdir, dimana kita mencintai atas nama allah bukan dari apa yang aku ataupun kamu miliki, karena sungguh bagiku itu cerita yang membosankan, atau kita dibuat merugi karena nya, seperti kembang terhisap kumbang dan berlalu,, bukankah cinta kita tak begitu, sayang. . . Bukankah cinta kita kan utuh . . . Dan hanya mautlah yang memisahkan hingga kita terpisahkan . . . .
Comments
Post a Comment