Tak kusangk walau itu
nyata, tak kuduga walau
itu sudah biasa, ketika
nyawa tak lagi bersahabat
dg jiwa, adlh takdir bagi
kita untk menerimanya, sahabat. . .
kini duka yang mendalam,
bersama kenangan yg tlah
kta jalani, kenangan yg tak
mungkn bsa kulupukan
sampaiku menyusulmu
dialam sana, aku tak menyangka sungguh tak
terduga, kau tlah tiada,
tinggalkan duka, yang
mendalam, aku tak mampu
berbuat apa" hanya
meratapi kenangn, mengimaji bayangan, aku
tak kuasa melihat jasadmu
yg terbujur kaku,
dibopong dg kendaraan
hijau berkaki, ditempatkan
dan di istirahatkan dalam perut bumi, di do'akan
semoga amalmu diterima
disisinya, aku tak mampu
melihat itu, dariku untuk sahabatku
selamat tinggal, sahabat. . . .
Meski kau bukan pahlawan
namun kau kan terkenang
dalam jiwa, yang kan binasa, TTD; YUSUF
ASAEROJI
nyata, tak kuduga walau
itu sudah biasa, ketika
nyawa tak lagi bersahabat
dg jiwa, adlh takdir bagi
kita untk menerimanya, sahabat. . .
kini duka yang mendalam,
bersama kenangan yg tlah
kta jalani, kenangan yg tak
mungkn bsa kulupukan
sampaiku menyusulmu
dialam sana, aku tak menyangka sungguh tak
terduga, kau tlah tiada,
tinggalkan duka, yang
mendalam, aku tak mampu
berbuat apa" hanya
meratapi kenangn, mengimaji bayangan, aku
tak kuasa melihat jasadmu
yg terbujur kaku,
dibopong dg kendaraan
hijau berkaki, ditempatkan
dan di istirahatkan dalam perut bumi, di do'akan
semoga amalmu diterima
disisinya, aku tak mampu
melihat itu, dariku untuk sahabatku
selamat tinggal, sahabat. . . .
Meski kau bukan pahlawan
namun kau kan terkenang
dalam jiwa, yang kan binasa, TTD; YUSUF
ASAEROJI
Comments
Post a Comment